Republik Batavia
VOC dinasionalisasi oleh Belanda (Republik Batavia) pada tahun 1800, dan Dewan Kepemilikan Timur dibentuk untuk mengelolanya. Ditentukan Hindia kekurangan uang logam tembaga, sehingga pencetakan duits dilanjutkan di empat uang logam di Belanda. Tiga di antaranya menggunakan desain VOC lama dengan tanggal baru (dari 1802 hingga 1806), sedangkan yang keempat, mint pusat yang ditunjuk dari Republik baru diEnkhuizen, memuat tulisan 'INDIA BATAV' di mana monogram VOC berada, dan dengan lengan dari Negara-Negara yang Dimahkotai alih-alih lengan masing-masing provinsi.
Dengan runtuhnya Republik Batavia di Belanda, pemerintahan baru Kerajaan Belanda di bawah kekuasaan Louis Napoleon mengangkat Herman Willem Daendels sebagai Gubernur Jenderal. Daendels meminjam 736,00 rijksdaalders dalam bentuk kertas kredit. Pinjaman ini tidak memiliki dukungan dengan perak yang cukup, dan meningkatkan jumlah uang yang beredar. De Bank Courant en Bank van Leening yang lama dibuka kembali pada tahun 1809.
Daendels mengambil alih perusahaan swasta yang mengeluarkan duit Jawa pada tahun 1808, secara bertahap mengganti monogram VOC dengan huruf sederhana 'LN'. Pada periode 1808–1810 kedua bentuk duit dicetak, sedangkan 1811 duit hanya ada dengan monogram LN.
Komentar
Posting Komentar